Dua Musim di Tanah Air

December 23rd, 2006

Hujan gelap awan mendung luap banjir bergemuruh berharap esok hari lebih cerah. Langit biru tanpa awan panas terik membakar belukar berharap awan segera hujan.

(2006)

Jepang Pintar Karena Ikan Segar

December 18th, 2006

Sushi_2 Orang Jepang sejak lama menyukai ikan segar. Tetapi tidak banyak ikan yang tersedia di perairan yang dekat dengan Jepang.

Untuk memenuhi kebutuhan Jepang, para nelayan sampai jauh mencari ikan. Semakin jauh para nelayan pergi, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa hasil tangkapan itu ke darat. Jika perjalanan pulang mencapai beberapa hari, ikan tersebut tidak segar lagi. Orang Jepang tidak menyukai rasanya. Untuk mengatasi masalah ini, dipasanglah freezer di kapal mereka. Mereka akan menangkap ikan dan langsung membekukannya di laut.

Freezer memungkinkan kapal-kapal nelayan untuk pergi semakin jauh dan lama. Namun, orang Jepang dapat merasakan perbedaan rasa antara ikan segar dan beku, dan mereka tidak menyukai rasa ikan beku. Ikan beku harganya menjadi lebih murah.

Sehingga perusahaan perikanan memasang tangki-tangki penyimpan ikan di kapal mereka. Para nelayan akan menangkap ikan dan langsung menjejalkannya ke dalam tangki. Selama beberapa saat saling berdempet, ikan-ikan tersebut berhenti bergerak. Mereka kelelahan dan lemas, tetapi tetap hidup. Namun, orang Jepang masih tetap dapat merasakan perbedaannya. Karena ikan tadi tidak bergerak selama berhari-hari, mereka kehilangan rasa ikan segarnya. Orang Jepang menghendaki rasa ikan segar yang lincah, bukan ikan yang lemas.

Bagaimana mereka membawa ikan dengan segar ke Jepang?
Solusi terbaiknya sederhana. Hal ini diamati oleh L. Ron Hubbard di awal 1950-an. Beliau mengatakan "Orang berkembang, anehnya, hanya dalam kondisi lingkungan yang menantang" -L. Ron Hubbard.

Jika Anda menyerah dan hanya berdiam diri pasrah. Anda sepertinya mengalami masalah yang sama dengan para pewaris kekayaan yang tidak pernah tumbuh dewasa, atau bangsa Indonesia yang terlahir dengan segudang kekayaan, atau para ibu rumah tangga yang hanya bisa menuruti resep.

"Orang berkembang, anehnya, hanya dalam kondisi lingkungan yang menantang" nah keuntungan dari sebuah tantangan itu menyebabkan diri Anda semakin cerdas , semakin Anda menikmati masalah yang rumit. Jika takarannya pas, dan Anda terus menaklukan tantangan tersebut, Anda akan bahagia. Anda akan memikirkan tantangan-tantangan tersebut dan merasa bersemangat. Anda tertarik untuk mencoba solusi-solusi baru. Anda akan senang. Anda baru akan merasakan arti hidup…

Bagaimana ikan tetap segar?
Untuk menjaga agar rasa ikan tersebut tetap segar, perusahaan perikanan Jepang tetap menyimpan ikan di dalam tangki. Tetapi kini mereka memasukkan seekor ikan hiu kecil ke dalam masing-masing tangki. Memang ikan hiu memakan sedikit ikan, tetapi kebanyakan ikan sampai dalam kondisi yang sangat hidup. Ikan-ikan tersebut tertantang.

Jangan menghindari tantangan, melompatlah ke dalamnya dan taklukanlah. Nikmatilah permainannya. Jika tantangan Anda terlalu besar atau terlalu banyak, jangan menyerah. Kegagalan jangan membuat Anda lelah, sebaliknya, atur kembali strategi. Temukanlah lebih banyak keteguhan, pengetahuan, dan bantuan. Jika Anda telah mencapai tujuan Anda, rencanakanlah tujuan yang lebih besar lagi. Begitu kebutuhan pribadi atau keluarga Anda terpenuhi, berpindahlah ke tujuan untuk kelompok Anda, masyarakat, bahkan umat manusia. Jangan ciptakan kesuksesan dan tidur di dalamnya. Anda memiliki daya untuk membuat perubahan.

Begitu juga untuk mencapai tujuan-tujuan Anda, seperti: mendapatkan jodoh. Maka, masukkanlah seekor ikan hiu di tangki Anda dan lihat berapa jauh yang dapat Anda lakukan. Memang sakit ditolak wanita idaman. Tapi Anda jangan hanya bisa terpuruk. Anda harus bangkit dan berusaha sampai tujuan dengan selamat dan segar.

Ayo-ayo. Saya akan masukan Godzilla ke dalam tangki saya. Ayo kamu juga masukan apa? Jangan Godzilla sudah sama saya. Doakan saya ya…